Kenapa Harus Jauh-jauh Melakukan Medical Check-up ke Negeri Jiran?

Terutama mereka yang sudah berusia di atas 35 tahun, melakukan medical check-up secara rutin penting dilakukan. Idealnya dalam kurun waktu 6 bulan hingga 1 tahun sekali. Tujuannya untuk mengetahui resiko penyakit yang mungkin timbul sehingga dapat melakukan tindakan pencegahan. Apabila ditemukan masalah kesehatan dari hasil pemeriksaan, penanganan bisa segera dilakukan sehingga meningkatkan peluang kesembuhan. Penyakit yang memang telah diderita bisa dipantau sehingga dapat meminimalisir komplikasi. Untuk melakukan pemeriksaan kesehatan, tak sedikit masyarakat tanah air yang memilih melakukannya di Malaysia. Kenapa harus jauh-jauh melakukan medical check-up ke Negeri Jiran? Berikut beberapa alasannya:

Peralatan yang canggih sehingga mudah mendapatkan diagnosis yang sulit

Kesalahan mendiagnosa menjadi kesalahan yang sangat fatal karena bisa menurunkan kualitas hidup bahkan merenggut nyawa pasien akibat tindakan penanganan yang dilakukan. Sayangnya, kesalahan mendiagnosa sering kali terjadi. Kondisi ini bukan hanya karena kelalaian dokter, melainkan juga karena peralatan medis yang dimiliki dokter tidak mendukung sehingga sulit mendapatkan diagnosa yang tepat. Berangkat dari kondisi ini, banyak orang berbondong-bondong melakukan pemeriksaan kesehatan di Negeri Jiran karena banyak rumah sakit berkualitas internasional yang memiliki peralatan medis yang canggih, salah satunya http://www.berobatkepenang.com/gleneagles-hospital. Hal ini akan memudahkan dokter dalam mendapatkan diagnosis bahkan yang sulit sekalipun.

Perjalanan bisa sekaligus menjadi sarana refreshing

Sudah bukan rahasia lagi kalau sejumlah penyakit bisa berawal dari stres. Stres sering kali membuat nafsu makan jadi meningkat sehingga bisa menyebabkan kenaikan berat badan. Kenaikan berat badan bahkan melebihi batas normal membuat kolesterol dalam darah meningkat sehingga menyumbat arteri & akhirnya memicu penyakit jantung & stroke. Berat badan berlebih jika memicu tingginya kadar gula dalam darah atau diabetes. Atas alasan inilah sejumlah orang memilih untuk melakukan medical check-up di Negeri Jiran agar bisa sekaligus melakukan perjalanan wisata yang dapat mengurangi stres akibat aktivitas rutin yang padat atau masalah lainnya.

Banyaknya dokter spesialis dengan kemampuan medis & komunikasi yang bagus

Alasan lain yang membuat Malaysia menjadi tempat tujuan pemeriksaan karena banyak sekali dokter spesialis dengan kemampuan medis yang bagus yang tersebar pada RS di Malaysia termasuk dokter di Island Hospital. Bahkan, beberapa dokter di Malaysia memiliki belasan gelar di belakang namanya sebagai pertanda bahwa dokter memiliki spesialisasi yang komprehensif atau lebih spesifik lagi. Kondisi ini memungkinkan hasil diagnosa jadi lebih sesuai dan penanganan terhadap masalah kesehatan yang terdiagnosa juga lebih tepat. Tak hanya itu, tetapi juga dokter di Malaysia dikenal memiliki kemampuan berkomunikasi yang baik sehingga pasien merasa nyaman & puas terhadap pelayanan yang diberikan oleh dokter.

Di lain pihak, biaya cek kesehatan di Malaysia juga tergolong terjangkau. Akses Indonesia & Malaysia yang tergolong dekat dengan tarif penerbangan yang tidak mahal juga menjadi alasan lainnya. Apakah Anda tertarik melakukan pemeriksaan kesehatan di Negeri Jiran? Jika iya, satu hal yang perlu diketahui bahwa setiap pasien yang akan melakukan medical check-up dianjurkan berpuasa setidaknya 10 jam sebelum pemeriksaan. Agar tidak terlalu lama menunggu antrian, datanglah lebih pagi supaya memperoleh nomor antrian terdekat. Oleh karenanya, Anda disarankan memilih penginapan yang paling dekat dengan RS yang dipilih.

No Comments

Yuk, Kenal Penyakit Asam Urat!

Normalnya, kadar asam urat bagi pria 3,5 – 7,2 mg/dl sedangkan wanita 2,6 – 6 mg/dl. Ketika memiliki kadar asam urat lebih dari itu, berarti Anda menderita penyakit asam urat. Terutama jika Anda pria yang telah berusia lebih dari 30 tahun atau wanita yang telah menopause, penyakit ini memang sangat rentan terjadi. Asam urat ditandai dengan rasa nyeri, panas, linu, & kesemutan pada sendi seperti jari kaki, jari tangan, pergelangan tangan, siku, lutut, serta tumit. Sejalan dengan rasa nyeri tsb, akan terjadi pembengkakan pada sekitar sendi. Sebetulnya, apa yang menjadi pemicu penyakit ini? Bagaimana upaya tepat untuk mengobatinya? Adakah pantangan agar asam urat tak kambuh? Apakah ada komplikasi terhadap penyakit ini? Baca lebih lanjut untuk menemukan jawabannya.

Pemicu

Penyakit ini terjadi lantaran asam urat tidak dikeluarkan secara maksimal dari tubuh baik melalui urin maupun tinja. Walhasil, asam urat menumpuk pada sendi yang menyebabkan rasa nyeri sekaligus pembengkakan. Pada dasarnya, kondisi ini terjadi lantaran tubuh terlalu banyak memproduksi asam urat. Makanan yang mengandung purin, pemicu tingginya produksi asam urat dalam tubuh. Adapun beberapa makanan yang kaya zat purin yakni jeroan, makanan laut, minuman bersoda & beralkohol, ikan asin, daging merah, dan lain sebagainya. Selain makanan yang dikonsumsi, riwayat kesehatan kelaurga juga disinyalir menjadi faktor pemicu lain dari penyakit asam urat.

Pengobatan

Nyeri sendi yang dirasakan ketika mengalami penyakit ini tentunya menyengsarakan sekaligus dapat menghambat melakukan aktivitas seperti biasa. Nah, upaya yang bisa dilakukan untuk menangani kondisi tsb yakni mengompres sendi yang terasa linu dengan es yang dibungkus plastik atau handuk, cukup 20 menit saja. Sederhana, tapi cara ini terbilang manjur. Cara lainnya adalah mengkonsumsi obat-obatan yang diresepkan oleh dokter. Obat yang umumnya diberikan adalah obat untuk mengurangi asam urat yang terbentuk pada sendi sekaligus meredakan rasa sakit. Jika tidak, Anda bisa minum air rebusan daun salam secara rutin untuk menangani penyakit asam urat.

Pantangan

Agar asam urat tidak kambuh atau bertambah parah, Anda harus bisa menjauhkan diri dari makanan serta minuman seabagai berikut

  • jeroan (hati, paru, usus, otak, jantung, dll),
  • makanan laut (kepiting, cumi-cumi, udang, dsb),
  • minuman bersoda & beralkohol,
  • makanan kaleng (kornet, sarden, dll),
  • kacang-kacangan seperti emping melinjo,
  • buah-buahan seperti durian & nanas,

Di samping itu, hindari gaya hidup buruk seperti kurang minum air putih. Sebab, kurang minum air putih akan mengganggu fungsi ginjal sebagai penyaring asam urat dalam darah.

Komplikasi

Penyakit asam urat nyatanya dapat memicu penyakit lainnya, beberapa di antaranya sbb:

  • Batu ginjal. Ketika asam urat di dalam darah terlalu tinggi, tidak hanya sekedar membentuk kristal di persendian tetapi juga akan membentuk batu ginjal. Penyakit ini bakal memicu rasa nyeri pada bagian perut bagian bawah, sulit buang air kecil, bahkan penurunan nafsu makan.
  • Tophi merupakan benjolan sebagai akibat timbunan asam urat yang terbentuk di bawah kulit & terdapat di persendian. Tophi biasanya muncul bagi penderita asam urat kronis. Meskipun tidak menimbulkan rasa sakit kecuali ketika asam urat kambuh, kemunculan tophi sangat mengganggu aktivitas harian.
No Comments