Yuk, Kenal Penyakit Asam Urat!

Normalnya, kadar asam urat bagi pria 3,5 – 7,2 mg/dl sedangkan wanita 2,6 – 6 mg/dl. Ketika memiliki kadar asam urat lebih dari itu, berarti Anda menderita penyakit asam urat. Terutama jika Anda pria yang telah berusia lebih dari 30 tahun atau wanita yang telah menopause, penyakit ini memang sangat rentan terjadi. Asam urat ditandai dengan rasa nyeri, panas, linu, & kesemutan pada sendi seperti jari kaki, jari tangan, pergelangan tangan, siku, lutut, serta tumit. Sejalan dengan rasa nyeri tsb, akan terjadi pembengkakan pada sekitar sendi. Sebetulnya, apa yang menjadi pemicu penyakit ini? Bagaimana upaya tepat untuk mengobatinya? Adakah pantangan agar asam urat tak kambuh? Apakah ada komplikasi terhadap penyakit ini? Baca lebih lanjut untuk menemukan jawabannya.

Pemicu

Penyakit ini terjadi lantaran asam urat tidak dikeluarkan secara maksimal dari tubuh baik melalui urin maupun tinja. Walhasil, asam urat menumpuk pada sendi yang menyebabkan rasa nyeri sekaligus pembengkakan. Pada dasarnya, kondisi ini terjadi lantaran tubuh terlalu banyak memproduksi asam urat. Makanan yang mengandung purin, pemicu tingginya produksi asam urat dalam tubuh. Adapun beberapa makanan yang kaya zat purin yakni jeroan, makanan laut, minuman bersoda & beralkohol, ikan asin, daging merah, dan lain sebagainya. Selain makanan yang dikonsumsi, riwayat kesehatan kelaurga juga disinyalir menjadi faktor pemicu lain dari penyakit asam urat.

Pengobatan

Nyeri sendi yang dirasakan ketika mengalami penyakit ini tentunya menyengsarakan sekaligus dapat menghambat melakukan aktivitas seperti biasa. Nah, upaya yang bisa dilakukan untuk menangani kondisi tsb yakni mengompres sendi yang terasa linu dengan es yang dibungkus plastik atau handuk, cukup 20 menit saja. Sederhana, tapi cara ini terbilang manjur. Cara lainnya adalah mengkonsumsi obat-obatan yang diresepkan oleh dokter. Obat yang umumnya diberikan adalah obat untuk mengurangi asam urat yang terbentuk pada sendi sekaligus meredakan rasa sakit. Jika tidak, Anda bisa minum air rebusan daun salam secara rutin untuk menangani penyakit asam urat.

Pantangan

Agar asam urat tidak kambuh atau bertambah parah, Anda harus bisa menjauhkan diri dari makanan serta minuman seabagai berikut

  • jeroan (hati, paru, usus, otak, jantung, dll),
  • makanan laut (kepiting, cumi-cumi, udang, dsb),
  • minuman bersoda & beralkohol,
  • makanan kaleng (kornet, sarden, dll),
  • kacang-kacangan seperti emping melinjo,
  • buah-buahan seperti durian & nanas,

Di samping itu, hindari gaya hidup buruk seperti kurang minum air putih. Sebab, kurang minum air putih akan mengganggu fungsi ginjal sebagai penyaring asam urat dalam darah.

Komplikasi

Penyakit asam urat nyatanya dapat memicu penyakit lainnya, beberapa di antaranya sbb:

  • Batu ginjal. Ketika asam urat di dalam darah terlalu tinggi, tidak hanya sekedar membentuk kristal di persendian tetapi juga akan membentuk batu ginjal. Penyakit ini bakal memicu rasa nyeri pada bagian perut bagian bawah, sulit buang air kecil, bahkan penurunan nafsu makan.
  • Tophi merupakan benjolan sebagai akibat timbunan asam urat yang terbentuk di bawah kulit & terdapat di persendian. Tophi biasanya muncul bagi penderita asam urat kronis. Meskipun tidak menimbulkan rasa sakit kecuali ketika asam urat kambuh, kemunculan tophi sangat mengganggu aktivitas harian.
No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *