Mengenal Short Memory Syndrome

Apakah Anda pernah mengalami atau melihat orang yang masih muda tapi sering lupa akan sesuatu alias pikun atau dimensia? Hal ini memang jarang terjadi tapi ada sejumlah orang yang masih berusia 20 tahunan ke atas yang sudah mengalami hal ini. Pikun di usia muda dalam ilmu kedokteran disebut short memory syndrome (SMS). Penyakit ini tidak begitu berbahaya selama penderitanya mau menerapkan pola hidup sehat tapi bila penyakit ini terus menerus dibiarkan begitu saja, tingkat kepikunan akan terus meningkat dari waktu ke waktu. Untuk lebih jelasnya tentang syndrome ini, silahkan baca uraiannya di bawah ini:

Penyebab

Menurunnya daya ingat atau kepikunan di usia muda terjadi karena dua faktor, yaitu faktor traumatik dan non traumatik. Faktor traumatik sendiri terjadi karena penderita pernah mengalami benturan hebat di bagian kepala baik karena kecelakaan, terjatuh, dan lain sebagainya. Sementara itu, faktor non traumatik terjadi karena adanya gangguan pembuluh darah pada otak yang tidak disebabkan oleh benturan tapi tekanan dan asupan makanan. Beberapa hal yang dapat memicu turunnya daya ingat di usia muda adalah beban hidup dan pekerjaan yang terlalu berat, stres berat, kurang diasahnya otak sehingga tidak mampu beradaptasi dengan kemajuan zaman, dan lain sebagainya. Di samping itu, asupan gizi juga harus diperhatikan dan disarankan untuk menghindari makanan yang mengandung banyak lemak, kolesterol, dan MSG karena dapat menghambat peredaran darah di otak yang menyebabkan kepikunan. Bagaimana bila sudah ketagihan untuk makan makanan yang mengandung ketiga hal ini? Konsumsinya harus dibatasi agar masalah kepikunan ini bisa dihindari.

Gejala

Gejala short memory syndrome ini adalah mudah lupa, sering bingung terhadap apa yang sudah atau ingin dikerjakan, susah berkonsentrasi, penurunan kemampuan dalam menyelesaikan masalah, sering mengalami halusinasi, salah persepsi terhadap apa yang dilihat atau dirasakan, kesulitan untuk mengingat orang, tempat, dan waktu, kepribadian yang berubah seperti bila dulunya kalem dan cool, kini mudah marah dan gampang emosi. Dengan adanya gejala ini, tentu para penderita akan merasa dirugikan karena mereka akan mengalami kegagalan terhadap apa yang mereka kerjakan. Sebagai contoh, bila mereka sedang mengerjakan pekerjaan kantor, mereka akan kebingungan sendiri dan sulit untuk berkonsentrasi karena syndrome ini yang mana pada akhirnya pekerjaan tersebut gagal diselesaikan tepat waktu. Begitu pula halnya ketika mereka diminta untuk menuju suatu tempat yang sering dikunjungi, kemungkinan besar mereka akan tersesat karena tidak bisa mengingat dengan baik tempat tujuan tersebut dan bingung ketika memilih rute perjalanan.

Pencegahan

Untuk mencegah kepikunan di usia muda, disarankan untuk menerapkan pola hidup sehat mulai dari sekarang. Jauhi makanan cepat saji dan junk food serta makanan yang mengandung MSG. Seperti yang sudah disebutkan di poin sebelumnya, makanan-makanan ini dapat menghambat peredaran darah pada otak sehingga Anda akan sering lupa. Di samping itu, pastikan untuk tidak mudah stres dan tertekan dan disarankan untuk mengkonsumsi buah berry, kuning telur, kopi, minyak ikan, kacang-kacangan, buah bit, sayuran, dan cabe. Ingat untuk tidak mengkonsumsi makanan dan minuman yang disarankan ini secara berlebihan, khususnya kopi dan cabe karena keduanya dapat mendatangkan penyakit bila terlalu sering dikonsumsi.

Disarankan pula untuk konsultasi ke dokter terpercaya agar bisa mendapatkan penanganan medis yang tepat sehingga short memory syndrome ini bisa dicegah atau pun diatasi.

No Comments

Yuk, Kenal Penyakit Asam Urat!

Normalnya, kadar asam urat bagi pria 3,5 – 7,2 mg/dl sedangkan wanita 2,6 – 6 mg/dl. Ketika memiliki kadar asam urat lebih dari itu, berarti Anda menderita penyakit asam urat. Terutama jika Anda pria yang telah berusia lebih dari 30 tahun atau wanita yang telah menopause, penyakit ini memang sangat rentan terjadi. Asam urat ditandai dengan rasa nyeri, panas, linu, & kesemutan pada sendi seperti jari kaki, jari tangan, pergelangan tangan, siku, lutut, serta tumit. Sejalan dengan rasa nyeri tsb, akan terjadi pembengkakan pada sekitar sendi. Sebetulnya, apa yang menjadi pemicu penyakit ini? Bagaimana upaya tepat untuk mengobatinya? Adakah pantangan agar asam urat tak kambuh? Apakah ada komplikasi terhadap penyakit ini? Baca lebih lanjut untuk menemukan jawabannya.

Pemicu

Penyakit ini terjadi lantaran asam urat tidak dikeluarkan secara maksimal dari tubuh baik melalui urin maupun tinja. Walhasil, asam urat menumpuk pada sendi yang menyebabkan rasa nyeri sekaligus pembengkakan. Pada dasarnya, kondisi ini terjadi lantaran tubuh terlalu banyak memproduksi asam urat. Makanan yang mengandung purin, pemicu tingginya produksi asam urat dalam tubuh. Adapun beberapa makanan yang kaya zat purin yakni jeroan, makanan laut, minuman bersoda & beralkohol, ikan asin, daging merah, dan lain sebagainya. Selain makanan yang dikonsumsi, riwayat kesehatan kelaurga juga disinyalir menjadi faktor pemicu lain dari penyakit asam urat.

Pengobatan

Nyeri sendi yang dirasakan ketika mengalami penyakit ini tentunya menyengsarakan sekaligus dapat menghambat melakukan aktivitas seperti biasa. Nah, upaya yang bisa dilakukan untuk menangani kondisi tsb yakni mengompres sendi yang terasa linu dengan es yang dibungkus plastik atau handuk, cukup 20 menit saja. Sederhana, tapi cara ini terbilang manjur. Cara lainnya adalah mengkonsumsi obat-obatan yang diresepkan oleh dokter. Obat yang umumnya diberikan adalah obat untuk mengurangi asam urat yang terbentuk pada sendi sekaligus meredakan rasa sakit. Jika tidak, Anda bisa minum air rebusan daun salam secara rutin untuk menangani penyakit asam urat.

Pantangan

Agar asam urat tidak kambuh atau bertambah parah, Anda harus bisa menjauhkan diri dari makanan serta minuman seabagai berikut

  • jeroan (hati, paru, usus, otak, jantung, dll),
  • makanan laut (kepiting, cumi-cumi, udang, dsb),
  • minuman bersoda & beralkohol,
  • makanan kaleng (kornet, sarden, dll),
  • kacang-kacangan seperti emping melinjo,
  • buah-buahan seperti durian & nanas,

Di samping itu, hindari gaya hidup buruk seperti kurang minum air putih. Sebab, kurang minum air putih akan mengganggu fungsi ginjal sebagai penyaring asam urat dalam darah.

Komplikasi

Penyakit asam urat nyatanya dapat memicu penyakit lainnya, beberapa di antaranya sbb:

  • Batu ginjal. Ketika asam urat di dalam darah terlalu tinggi, tidak hanya sekedar membentuk kristal di persendian tetapi juga akan membentuk batu ginjal. Penyakit ini bakal memicu rasa nyeri pada bagian perut bagian bawah, sulit buang air kecil, bahkan penurunan nafsu makan.
  • Tophi merupakan benjolan sebagai akibat timbunan asam urat yang terbentuk di bawah kulit & terdapat di persendian. Tophi biasanya muncul bagi penderita asam urat kronis. Meskipun tidak menimbulkan rasa sakit kecuali ketika asam urat kambuh, kemunculan tophi sangat mengganggu aktivitas harian.
No Comments